Penulis: Andy Kusnanto | Dipublikasikan:
Daya tahan baterai masih menjadi alasan utama orang membeli smartphone. Namun di sisi lain, teknologi fast charging membuat HP cepat terisi hanya dalam hitungan menit. Lantas, di antara HP baterai besar dan HP fast charging, mana yang paling laris dan paling worth it di 2025?
HP Paling Laris: Baterai Besar vs Fast Charging
Pasar smartphone Indonesia didominasi oleh dua tipe pengguna: mereka yang mengutamakan baterai awet dan mereka yang memilih pengisian daya super cepat. Keduanya memiliki kelebihan masing-masing dan sama-sama laris di pasaran.
Keunggulan HP dengan Baterai Besar
1. Daya Tahan Lebih Lama
HP dengan baterai besar (5000mAh–6000mAh) sangat diminati karena mampu bertahan seharian penuh bahkan hingga dua hari. Ini sangat cocok untuk pengguna aktif media sosial, pekerja lapangan, dan pelajar.
2. Lebih Aman untuk Jangka Panjang
Baterai besar tidak perlu sering diisi ulang, sehingga siklus pengisian lebih sedikit. Hal ini membuat umur baterai lebih awet dibanding HP fast charging.
3. HP Baterai Besar Paling Laris
- Samsung Galaxy M Series
- Redmi Note Series
- realme Narzo Series
Keunggulan HP dengan Fast Charging
1. Hemat Waktu
Fast charging 33W, 67W, hingga 120W membuat HP terisi 50% hanya dalam 15–20 menit. Cocok untuk pengguna dengan mobilitas tinggi.
2. Cocok untuk Pengguna Sibuk
Bagi pekerja kantoran, content creator, dan gamer, fast charging sangat membantu ketika waktu mengisi daya terbatas.
3. HP Fast Charging Paling Laris
- Xiaomi Redmi Note Pro
- iQOO Series
- Infinix Zero Series
Mana yang Lebih Laris di Indonesia?
Secara penjualan, HP baterai besar masih lebih unggul karena mayoritas pengguna Indonesia menginginkan HP yang tahan lama dan tidak sering dicas. Namun, fast charging mulai mengejar popularitas seiring gaya hidup modern.
Kesimpulan
Jika kamu menginginkan HP awet untuk aktivitas harian tanpa sering mencari charger, pilih HP baterai besar. Namun jika kamu membutuhkan fleksibilitas dan kecepatan, HP fast charging adalah pilihan tepat.
0 Komentar